Perjalanan Naik KA, Menikmati Stasiun-Stasiun

Kebetulan ada kesempatan dan waktu naik kereta api. Hal yang saya suka adalah bisa melihat stasiun-stasiun. Memang hal ringan, tapi saya suka dengan pengalaman ini. Jika biasanya saya naik kereta api (KA) rute pendek dan menengah, sudah tiga kali ini saya naik KA rute panjang Malang-Jakarta PP. Pertama kali dulu pada Agustus 2026 dengan "mbolang" ke rumah bude dan anaknya di Bekasi dan Bogor. Juga main di Jakarta.
Suasana peron di Stasiun Malang. Foto/sylvianita widyawati
Kedua, pada awal Oktober 2026 kembali ke Jakarta mengantarkan adik saya kembali bekerja setelah cuti sakit. Hari ini, Kamis (5/11/2026) ke Jakarta lagi karena adik akan dimutasi ke Jawa Timur. Saya kembali menemani perjalanannya dari Jakarta ke Surabaya. Cita-cita saya kala pensiun waktu itu memang ingin keliling Pulau Jawa dengan naik kereta api. Saat ini lumayan sudah terwadahi meski tidak semua daerah yang dilewati kereta api saya singgahi dengan menginap.

Saya hanya melewati stasiun-stasiun yang menghubungkan Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Sejauh ini sudah merasa cukup. Dengan naik kereta api jarak jauh memang menyinggahi banyak stasiun. Misalkan KA Majapahit saja melewati 21 stasiun. Saat lewat stasiun-stasiun itu, saya berusaha melek agar mata saya bisa merekam suasananya. Masing-masing stasiun juga memiliki kekhasan sendiri. Tapi yang saya tangkap biasanya suasana dan arus penumpangnya. 
Suasana Stasiun Cimahi Jawa Barat. Foto/sylvianita widyawati
Karena kebanyakan berangkat malam, tidak semua stasiun saya pelototi. Kadang hanya sekedar melek. Mau memotretpun, kadang terlewat. Pada perjalanan awal ke Jakarta lalu, stasiun-stasiun di Jawa Tengah, Jawa Barat, saya usahakan melihat kerena bakal jadi kenangan di memori saya. Kalau stasiun di Jawa Timur, insyaallah sudah melihat semua. Tapi ya tetap asyik dilihat meski diulang lagi. Seperti Stasiun Blitar, Ngawi dll. Nah, yang sering kelewat itu saat melewati Stasiun Walikukun. 

Stasiunnya setelah Stasiun Ngawi. Sepertinya stasiun kecil. Tapi karena hanya melihat di malam hari, saya kurang jelas. Dalam perjalanan ke Bandung lalu, saya sudah naik KA Parahyangan Fakultatif dari Stasiun Gambir. KA ini ternyata adalah KA Gajayana (Malang-Jakarta PP). Beberapa pemberhentian KA di wilayah Jawa Barat juga saya amati. Memang pengalaman itu mahal ya karena harus membayarnya dengan naik kereta api.
Suasana baru di Stasiun Singosari, Kabupaten Malang. Foto/sylvianita widyawati
 BTW, terima kasih sponsor saya, Pak Suami dan adik sehingga terselenggara perjalanan ini. Sylvianita Widyawati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Belum Sosialisasi E KTP, Pelaksanaan Molor

Perak Ngajum Capai Selandia Baru