Postingan

Macet Malioboro, Mampir Ke Benteng Vredeburg Jogja

Belum lengkap kalau liburan di Jogja tanpa merasakan kemacetan di Jl Malioboro. Mungkin ini yang dirasakan oleh semua wisatawan Lebaran termasuk saya. Jumat (7/6/2019) berangkat siang dari rumah mertua di Sleman. Saya naik bus kecil ke Terminal Jombor dan oper bus Trans Jogja 2A. Busnya sepi hanya ada tujuh penumpang. Saat berangkat, saya tanyakan ke kondektur apa bisa masuk Jl Malioboro.Ibu kondektur tak menjawab tegas. Dia duduk di dekat sopir dan menanyakan itu. "Bentar Mbak saya cari info dulu," kata Ibu itu. Saya kembali menikmati perjalanannya. Ibu kondektur ternyata mencari jawaban di grup WA. Intinya Jl Malioboro macet. Selain itu di Istana Presiden di Jl Malioboro ada keluarga Presiden Jokowi. Saya googling berita ternyata benar. Presiden sudah ada di Jogja sejak Kamis. Beliau bagi-bagi sembako, main ke Malioboro Mall dan naik andong dengan Jan Ethes. Akhirnya bus kami tidak lewat rute biasa. Kami diturunkan di jalan kira-kira satu 1 Km ke timur Taman Pintar. Beromb…

Sahur Terakhir 2019

Hari ini, Selasa (4/6/2019) menjadi sahur terakhir tahun ini. Pemerintah telah mengumumkan bahwa Rabu (5/6/2019) adalah Idul Fitri. Sahurku dengan sisa gule daging sapi saat buka puasa tadi, hehehe. Cukup dipanaskan dan dimakan dengan sisa nasi yang ada. Teh manis hangat jadi temannya. Alhamdullilah, puasa tahun ini lancar. Meski masuk minggu keempat puasa bawaannya malas sahur. Sebab terasa sudah kenyang.Untung juga anakku sedang berhalangan, hehhehe. Aku pribadi senang sahur dini hari biar bangun subuh enak. Tapi anak-anak gak suka. Jadi ya tetap bangun jam 02.30 WIB dan menyiapkan sahur sendirian di dapur. Setelah siap baru aku bangunan anak-anak. Tapi masa-masa menjaga semangat di minggu pertama hingga minggu ketiga, rontok di minggu keempat. Mungkin sudah lelah. Sehingga tidak enak badan. Menyiapkan sahur dan buka adalah masa berjuang bagi kaum ibu.Apalagi jika anak-anak masih sekolah. Tetap bangun pagi, ke pasar dan bersih-bersih rumah kemudian bekerja. Pulang kerja, sudah bersi…

Buku Murah di Giant Sun City

Gambar
Masih ada cerita tersisa dari liburan ke Sidoarjo, Jumat (28/12/2018). Awalnya malas keluar rumah karena cuaca kotanya sedang "bersahabat". Artinya agak sejuk saat pagi sampai siang. Tapi setelah jam 12.00 WIB, terasa panas. Mumpung libur, saya banyak tidur. Dua anak saya, Jasmine dan Rahma juga begitu.Habis sarapan, bersih-bersih rumah lalu ngantuk. Bangun lagi bentar, ngantuk lagi, wkwk. Sore hari pulang jalan-jalan, ngantuk dan tidur lagi. Wah..asik banget. Apalagi gak mikir cari berita. Habis Jumatan baru memutuskan ke luar rumah naik Gocar. Dari rumah Buduran ke Sun City Mall Rp 21.000. Jaraknya 5 Km an. Ngadem di mall selain nyari makan juga jalan-jalan."Bu, sampai sorean ya di sini sebelum ayah pulang kerja," ujar Jasmine. Iya deh. Paling banyak waktunya di Giant. Saya senang ke rak buku diskon. Harganya mulai Rp 10.000. Anak-anak kadang nimbrung saya memilih buku, kadang melihat lainnya sendiri. Saya dapat dua buku tentang PR dan TV. Selain murah, di buku-b…

Menginap Di Hotel Kokoon Surabaya

Gambar
Tahu nama Hotel Kokoon Surabaya lewat aplikasi Traveloka pekan lalu. Gara-gara tergoda dengan hotelnya. Masih baru, ada kolam renang dan terkesan antik. Dan pastinya ramah kantong. Per kamar dapat Rp 336.000/net plus sarapan.Karena sudah meninggalkan Surabaya sejak 2004, saya tidak pernah melihat Jl Slompretan, tempat hotel ini ada. Saat sampai Rabu malam (26/12/2018), Surabaya habis hujan. Mobil rombongan kami melewati jalan sepi di areal perdagangan. "Bener gak sih ada di sini?" batin saya. Akhirnya sampai diujung jalan dan masuk ke area drop in. Sedang kendaraan usai check in harus parkir di belakang hotel lewat Jl Bongkaran. Kami pesan dua kamar meski pisah lantai. Pertama datang terkesan dengan lobi dan area restoran. Ada beberapa benda kuno namun dikombinasi dengan mebeler baru namun linier. Di area ini memang bangunan lama yang dipertahankan. Namun untuk ke area kamar hotel benar-benar bangunan baru.Saya dapat kamar di lantai 5. Adik saya di lantai 3. Hebohnya si keci…

Napak Tilas "Wisata" Ke Surabaya

Gambar
Batal ke Banyuwangi, liburan tipis-tipis kami memutuskan ke Surabaya. Kami naik mobil, Rabu sore (26/12/2018). Jalanan padat sampai Lawang. Setelah itu landai sampai di Surabaya. Tujuan pertama adalah ke Hotel Kokoon di Jl Slompretan buat istirahat. Tujuan wisata dadakan ke Surabaya adalah semacam napak tilas karena kami pernah lama sekali tinggal di kota ini. Karena mendadak, saya juga baru pesan hotel lewat traveloka pada 25 Desember 2018 malam. Selain menginap semalam, kami melihat sekolah-sekolah adik-adik dulu hingga ke bekas perumahan Telkom di Sawahan. Masuk Jalan Tidar, terkesan sesak. Mungkin banyak kendaraan parkir di kanan kiri jalan. Terasa lebih sumpek.Tak banyak yang berubah pada bangunan-bangunan lainnya di jalan ini. Sampai kemudian masuk ke Sawahan. Warung di pojok terminal lin E masih ada. Tapi hanya ada beberapa angkot. Namun sudah tidak ada angkot lin T (Sawahan-Joyoboyo) warna cokelat susu. Dari sana, kami melihat apartemen Gunawangsa Tidar menjulang depan Polsek …

Ke Sidoarjo Naik KA Mutiara Selatan

Gambar
Selasa lalu (13/11/2018), saya dan anak-anak ke Sidoarjo. Acara dadakan ini awalnya karena kangen naik kereta api. Akhirnya pesan tiket di traveloka naik KA Mutiara Selatan. Dari Stasiun Kotabaru Malang berangkat pukul 16.30 WIB. Sampai Sidoarjo pukul 18.00 WIB. Kami naik kelas bisnis Rp 45.000 per orang.Ya..nyaman saja naik kelas ini. Kami pernah naik dulu ke Surabaya di kelas eksekutif. Saat itu nyampai Surabaya pukul 18.30 WIB di Stasiun Gubeng. Kereta ini aslinya rute Surabaya-Bandung. Namun diperpanjang relasinya sampai ke Malang. Bagi yang ingin ke Surabaya agak sorean memang pas naik ini.Saya juga merasa begitu. Pekerjaan sudah agak lowong dan anak-anak sudah pulang sekolah. Jam 16.00 WIB, kami sudah di Stasiun Malang. Cetak tiket sudah saya lakukan siang hari di sela kegiatan kerja. Di perjalanan, anak-anak tidur nyenyak. Saya aja yang ribet dengan kerjaan menulis berita. Ceritanya, saya kelelahan usai mencari berita.Akhirnya saya tidur sebentar. Kemudian saya memindahkan reka…

Ke Banyuwangi Naik KA Tawangalun

Gambar
Kali ini ke Banyuwangi bersama Rahma, Rabu (24/10/2018). Kami naik KA Tawangalun dari Stasiun Kota Malang pukul 16.05 WIB. Jam 15.00 WIB, kami sudah sampai di stasiun. Kereta api di jalur tiga.Naik kereta api ini murah meriah. Rp 62.000 per orang. Saya baru pesan tadi pagi jam 05.30 WIB lewat aplikasi. Meski hari biasa, penumpangnya cukup banyak. Ke Banyuwangi naik kereta api ini dari Malang adalah pertama kali. Saya sempat ragu melakukan perjalanan sore.Apalagi dengan membawa anak. Rahma inginnya naik eksekutif. Tapi dari Malang kan tidak ada. Jadi kalau mau ya ke Surabaya dulu baru dapat kereta eksekutif. Tapi saya malas ke Surabaya dulu. Biayanya juga jadi lebih banyak.Suasana di kereta ya asik2 saja. Tidak berisik dan AC juga dingin. Mungkin suatu hari kelak saya berharap ada gerbong kereta eksekutif dari Malang ke Banyuwangi. Saya yakin banyak peminatnya. Misalkan diberi satu atau dua gerbong. Semoga harapan ini didengar PT KAI. Oh ya, sekedar info jika KA akan berhenti di Stasiu…