Percakapan Tentang Uban
Saat di salon, sang pemotong rambut (A) bertanya pada saya (B). Ia tiba-tiba membahas uban. A: Untuk seusia ibu, harusnya sudah ada ubannya. Bagaimana dengan teman-teman ibu? B: Wah, saya gak tahu. Teman-teman pakai hijab. Uban saya ada kok. Kadang saya cabut yang pendek-pendek 1-2 cm A: Oh ya, ada (rambut saya dicek). B: Tapi saya gak tahu yang di bagian belakang. Gak bisa ngecek saya A: Gak ada kok, Bu. B: Uban saya ada di bagian atas kepala. Ini (saya tunjukkan). Kadang di rambut samping. Pendek-pendek. A: Memang ibu kelihatan tidak pernah pakai cat rambut. Cat rambut itu biasanya habis dicat, malah cepat muncul ubannya. B: Saya ya pernah dikira pakai cat rambut. Padahal cara pakainya aja gak tahu, hehehe. Saya kalau gabut emang suka cabut uban pendek-pendek. Paling sering ngecek di dekat telinga. A: Oh gitu. Akhirnya pemotongan rambut selesai. Terasa segar. Tahun ini usia saya 56 tahun. Uban ya ada pasti di rambut saya. Tapi saya juga pernah tidak perhatian. Tahunya pas difoto...