Postingan

Olga Kembali ke Lapangan Rampal, Berakhir di Pasar Bunulrejo

Gambar
Akhirnya olahraga lagi ke Lapangan Rampal Malang pagi, Kamis (3/9/2026). Usai si bungsu berangkat PKKMB ke kampus pukul 05.30 WIB, saya putuskan segera bersih-bersih rumah, mandi dan naik ojek ke Rampal. Sebenarnya bisa saja olga jalan kaki di sekitar Sawojajar saja. Tapi saya jadi gak fokus harus kemana dulu. Kalau di Rampal, saya fokus olganya. Tadi bisa tiga putaran seperti biasa. Laku istirahat di bangku lapangan sambil melihat orang olga. Musim kemarau membuat Rampal agak "bledug". Rumput menguning. Dan jam 08.00 WIB, Rampal sudah terasa panas. Saya mulai olga jam 07.00 WIB. Masih ada semilir angin sedikit. Meski weekday, masih banyak yang olga. Jadi meski sendirian, saya tidak merasa sendiri karena banyak warga yang olahraga. Setelah selesai olga, saya putuskan jalan kaki ke Pasar Bunul. Niatnya nanti pulang naik Bus TransJatim (TJ). Tapi kok pingin sarapan sambil minum obat nyeri gigi. Saya mampir di warung pojokan beli nasi rawon dan teh hangat. Tapi makannya juga tid...

Perjalanan ke Sidoarjo, Mengantar Anak Magang

Gambar
Anak kedua saya akan menjalani kegiatan magang ke sebuah proyek pembangunan lapangan padel di Surabaya mulai Senin (10/8/2026) selama dua bulan. Kemarin Sabtu (8/8/2026), kita berangkat ke Sidoarjo. Anak saya memilih PP dari rumah ayahnya di Sidoarjo ke lokasi magang karena sementara masih susah kos. Sudah beberapa lokasi kos dicek. Awalnya dapat dan akan survei lokasi pada Sabtu. Tapi sudah keburu diisi orang lain. Calon bapak kosnya sudah chat dia dan menginfokan jika kamar kos yang tinggal satu itu terisi. Ya sudahlah. "Aku di rumah ayah saja. Lagian kalau pulang magang pasti bingung ngapain di kos an. Mending di ayah," kata anak saya. Meski jauh, ia memilih menjalani dulu sambil cari info kos. Ayahnya juga senang jika di rumahnya ada anaknya yang menemani. Selama ini, saya dan ayahnya tinggal berjauhan karena saya tinggal di Malang bersama anak-anak. Tapi tempat tinggal ayahnya jadi persinggahan ketika tiga anak saya menyelesaikan tugas/pendidikan. Anak pertama mengambil ...

Olga Sendiri di Lapangan Rampal, Tepis Kemageran

Gambar
Baru ini nekad olahraga (olga) sendiran di Lapangan Rampal, Minggu (2/8/2026). Paksu belum datang dari Sidoarjo. Si bungsu katanya mau ikut olga malah molor tidurnya. Semangat olga jalan kaki sendiri ini menepis kemageranku sendiri. Sudah dua minggu tidak olahraga. Mumpung sendirian, kok enak ya olganya. Tanpa intervensi Paksu yang biasanya ribet ke aku soal baju olga. Atau anak yang maunya ini itu. Setelah pekerjaan rumah selesai, jam 07.00 WIB, aku pesen gojek ke Rampal Rp 11 ribu. Mau bayar gopay, malah mencet tunai, wkwk. Untung drivernya baik. Aku disuruh bayar lewat tips aja. Oke..oke.  Sampai di pintu masuk lapangan, aku langsung jalan kaki. Hari ini hasilnya tiga putaran, ges. Seperti biasanya. Rampal hari ini ramai banget. Selain senam warga, juga ada kegiatan jalan santai dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia cabang Malang.  Kali ini karena sudah masuk musim kemarau, Rampal agak gerah. Biasanya kan pagi itu sejuk. Ini nggak. Tapi jadi lumayan berkeringat. Sambil olga...

Perjalanan Panjang Malang-Jogja

Gambar
Minggu lalu, kita sekeluarga ke Jogja, Sabtu (30/5/2026). Perjalanan panjang dimulai dari Malang pada Jumat malam (29/5/2026) ke Sidoarjo dulu, ke rumah Paksu. Awalnya mau langsung berangkat ke Jogja. Tapi akhirnya memilih istirahat dulu beberapa jam. Setelah sholat subuh, mandi, sekitar jam 05.00 WIB, kita berangkat naik mobil ke Jogja. Baru pertama kali ini kita berangkat pagi. Biasanya berangkat malam hari dengan naik bus dan sampai di Jogja pada pagi hari. Perjalanan pagi lebih enak. Udara sejuk dan kebetulan agak mendung. Kita lewat jalan tol yang kebetulan tidak terlalu ramai. Dengan kondisi ini, di dalam mobil juga enak. Akhirnya kita memutuskan istirahat di rest area Madiun buat sarapan pagi. Sebenarnya kita gambling saja pilih rumah makannya. Kebetulan pas lewat ada rumah makan yang memberikan informasi soal harga per menu. Dengan info itu membuat kita bisa mengukur keuangan. Anak-anak ingin makan pecel Madiun plus telur. Saya dan suami ingin sarapan dengan menu berkuah. Paksu...

Kok Tiba-Tiba Jadi Kangen Mbahku Ya...

Gambar
Tiba-tiba kangen almarhumah mbahku. Namanya almarhumah Lilik Kasiani. Mbahku sosok pendiam tapi perhatian. Dia juga strong. Meninggal di usia lebih dari 100 tahun setelah dimensia. Saya menemukan ia meninggal di kamarnya, di rumah ibu saya di Sawojajar Malang saat tidur. Mbah baru saja makan dan ingin tidur. Lalu ibu dan adik saya olahraga jalan kaki. Saya di rumah sendirian. Ketika saya ke kamarnya, ia seperti tidur biasa tapi sudah tidah bernafas. Kagetlah saya.  Saya menunggu ibu pulang karena zaman itu belum ada telepon seluler. Singkat cerita, almarhumah ibu saya dan bapak saya setelah menikah tinggal di rumah mbah di kawasan Oro-Oro Dowo Malang. Di rumah itu juga ada budeku dan anaknya. Saat saya akan lulus SMP, ayah saya dimutasi ke kantor Surabaya. Ibu saya akhirnya juga ikut mutasi mengikuti suami. Dua adik, nomer 3 dan 4 yang masih SD pindah juga.  Setelah itu, adik nomer 2 juga pindah ke SMA swasta setelah kenaikkan kelas 2. Saya bertahan di Malang bersama mbah. Bud...

Membuat Sambungan Kain Perca Mengisi Hari

Gambar
Beberapa saat ini lagi senang bikin sambungan-sambungan kain perca. Rencana sih bikin taplak meja pengganti dan lainnya. Sempat beberapa saat mangkrak karena lagi malas jahit menjahit kini timbul semangat lagi selain kegiatan rutinitas. Biasanya saya terpicu dengan potongan-potongan kain kecil lalu menjadi besar dan lebar. Makin menarik motif kain percanya, biasanya saya makin kerasan bermain kain dengan jahitan tangan itu. Entahlah, saya agak malas memakai mesin jahit akhir-akhir ini. Tapi pasti suatu hari akan main mesin jahit lagi karena siklus saya pasti terulang. Ini sedang senang kembali main jahit tangan saja. Beberapa karya baju juga masih mandeg meski ada yang tinggal memperbaiki kerah, lengan dan lainnya. Anak saya juga selalu tanya ibu mau bikin apa sih jahit melulu. Saya jawab ada rencana ini itu. Mereka hanya bilang oo. Setelah menyelesaikan kesibukan reguler, saya pasti mengerjakan jahitan tangan memakai kain perca ini. Seperti "memanggil" saya untuk...

Ini Pastel Kesukaan Saya

Gambar
Saya suka sekali dengan snack pastel. Biasanya yang mengena pertama kali itu kulitnya. Kalau kulitnya cruncy, saya biasanya senang. Singkat cerita, saya mendapatkan pastel kesukaan saya di mall, tepatnya di MOG. Waktu itu ketemunya tidak sengaja. Padahal kalau dingat-ingat, kedai pastel itu sepertinya sudah lama ada. Suatu hari, saya di mal itu pingin nyamil. Lalu saya belok saja ke kedai itu. Entah enak atau tidak, saya coba satu. Saya lupa beli ukuran kecil atau besar. Untuk ukuran besar harganya Rp 12 ribu dengan aneka cita rasa. Awalnya saya suka yang reguler. Enak juga. Terus beli lagi pas ada sisa tinggal kare. Saya beli itu saja. Akhirnya yang paling sering saya beli rasa kare. Isinya ya potongan daging, wortel dll. Selain di MOG, di Matos juga ada. Pokoknya, kalau saya bosen snack, saya langsung beli pastel plus es teh black tea original di Mixue Rp 10 ribu. Itu menu standar daripada bingung.  Biasanya pastel dimasukkan dalam kantong kertas dan saya bawa ke temp...