Postingan

Dua Warga Kepanjen Diduga Kena Flu Singapura

MALANG- Dua orang warga Desa Sukoraharjo dan Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen diduga menderita flu Singapura. Namun apakah penderitanya itu anak-anak atau orang dewasa, masih akan ditindaklanjuti oleh Dinkes Kabupaten Malang. Informasi itu diterima Dinkes dari SMS gateway yang menghubungkan berbagai informasi dari puskesmas ke dinkes. “Kami masih akan menindaklanjuti besok (hari ini, Red),” ujar Mursyidah, Kadinkes Kabupaten Malang, Kamis (26/4).  Sehingga masih belum diketahui penderitanya anak-anak atau orang dewasa. Data lainnya terkait penderita flu Singapura masih belum ada. “Kalau di satu wilayah ada yang terkena, kami akan berusaha menindaklanjutinya agar tidak berkembang,” jawabnya. Menurut Mursyidah, ia sudah meminta kepada seluruh puskesmas untuk mengantisipasi virus flu Singapura dengan cara memberikan sosialisasi ke masyarakat bagaimana hidup sehat. “Sebab virus akan mudah menyerang pada mereka yang ketahanan tubuhnya rendah atau kurang fit,” tutur Mursyidah. Un...

Lahan Pertanian Susut, Manfaatkan Pekarangan

MALANG-Sudah dikembangkannya Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sejak dua bulan terakhir di Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso menarik perhatian para staf Biro Humas dari 30 kementrian. Mereka berkunjung ke lokasi itu untuk melihat aplikasi KRPL yang dicanangkan oleh Presiden SBY pada 13 Januari lalu di Desa Kayen, Kabupaten Pacitan. Di Kabupaten Malang, ada tiga kecamatan yang akan mengembangkan pola ini, yaitu Kecamatan Karangploso, Lawang dan Tajinan. Tapi yang sudah siap berkembang ada di Kecamatan Karangploso karena kesiapan masyarakatnya.  Saat kunjungan itu, mereka melihat rumah contoh KRPL yang sudah dikembangkan warga. Namun warga sendiri sudah menanami halaman rumahnya untuk berbagai jenis tumbuhan, terutama yang bisa dikonsumsi oleh keluarga. Menurut Suroto, Camat Karangploso, masyarakat mengembangkan KRPL secara swadaya dengan anggarannya sendiri. “Anggarannya mungkin sudah sekitar Rp 150 juta,” kata Suroto. Sementara bantuan dari Provinsi Jawa Timur direncanak...

Mendekati Kemarau, Suhu Udara Dekati 30 Derajat Celcius

MALANG-Kalau merasa pada akhir-akhir suhu udara terasa panas, ini karena sedang mendekati  musim kemarau. Hal itu berperangaruh pada  suhu udara di Malang Raya sudah di atas rata-rata. “Suhu di Malang biasanya masih variasi. Kalau rata-rata-nya sekitar  Malang mencapai 28 derajat celcius. Tapi kini sudah mencapai 29, 2 derajat celcius,” jelas Amat Subekti, Kepala BMKG Karangploso ditemui di kantornya, Kamis (26/4). Pada pagi hari, biasanya suhunya masih rata-rata. Tapi jika sudah datang siang hari, biasanya sudah di atas rata-rata. Apalagi jika tidak akan turun hujan, maka masyarakat merasakan suhu yang panas. Namun kelembaban udaranya masih sekitar 56 persen. “Jika kelembaban udaranya sudah mencapai 45 persen, maka pasti orang sudah merasa panas,” ujarnya. Menurut Amat, jika pada siang hari panas terik, biasanya masih ada hujan. “Namun adanya musim kemarau, tidak berarti tidak ada hujan. Sebab kadang-kadang masih turun hujan meski curah hujanya tidak terlalu banyak...

Pejabat Pemkab Malang Akan Dibekali IPad

MALANG-DPPKA (Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset) Kabupaten Malang akan melakukan pengadaan IPad untuk SKPD Pemkab Malang. Tapi tidak seluruh SKPD dipenuhi kebutuhannya. Namun hanya akan dibelikan sebanyak 10 buah yang diharapkan bisa menunjang kerja SKPD bersangkutan.  Menurut Willem P Salamena, Kadis DPPKA Kabupaten Malang mengatakan pengadaan IPad itu mencari harga yang murah. “Harganya per unit tidak sampai Rp 10 jutaan,” kata Willem P Salamena kepada wartawan, Rabu (25/4). Sehingga penyedia barang adalah DPPKA yang nantinya akan diberikan kepada sejumlah SKPD. Menurutnya, rencana itu sudah disampaikan kepada Sekda Kabupaten Malang dan telah dibahas bersama setelah sebelumnya ada masukan. Karena itu direncanakan pengadaan IPad tersebut.  Terkait SKPD yang akan diutamakan menerima Ipad ini, belum ditentukan. Namun hal itu dibantah oleh Bupati Malang, Rendra Kresna di sela kegiatannya di Kepanjen secara tegas mengatakan tidak ada rencana pengadaan Ipad it...

SMPN 4 Singosari Dibuka Tahun Ajaran Baru

MALANG-Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menambah satu SMPN baru yang ditempatkan di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari. Di atas lahan seluas 5,5 hektare itu telah berdiri dulu SMKN 2 Singosari dan TK Negeri. Sekarang kawasan sekolah itu ditambahi dengan SMPN 4 Singosari. “Rencananya nanti akan dibuka  pada tahun ajaran baru tahun ini,” jelas Edy Suhartono, Kadindik Kabupaten Malang, Rabu (18/4). Rencana sekolah baru itu telah ditinjau oleh Bupati Malang, Rendra Kresna disela melihat pelaksanaan ujian nasional hari ketiga. Menurut Edy, nantinya di sekolah baru itu  telah disiapkan dua lokal kelas untuk menampung siswa baru. Tapi ia belum mengetahui berapa siswa yang bisa diterima dalam rombongan belajar nanti di tiap kelasnya. “Kalau peminatnya banyak, jika dua kelas itu tidak mampu menampung ya..mungkin akan kami letakkan di SMKN 2,” tutur Edy. Lokasi sekolah itu berbatasan dengan Kecamatan Karangploso. Sehingga memungkinkan juga bisa bersekolah di SMPN yang baru it...

Perusahaan Patungan Perbaiki Jalan Rusak

MALANG-Jalan rusak di sepanjang Jl Sumberwaras, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang diperbaiki secara patungan antara PT Otsuka dan PT Molindo Raya. Anggaran perbaikan sebanyak Rp 368 juta ditanggung sebanyak 65 persen oleh Molindo dan sisanya, 35 persen oleh Otsuka. Perbaikan jalan yang kini telah di aspal hotmix itu memiliki panjang 860 meter dengan lebar bervariasi antara 4 sampai 10 meter.  “Perbaikan ini memang berawal dari rusaknya jalan di Jl Sumberwaras yang berlubang-lubang. Dengan sudah menjadi baik ini, maka selain bisa dirasakan oleh perusahaan, juga masyarakat sekitarnya,” ujar Imam Hadipurnomo, Direktur Umum dan Personalia PT Molindo Raya, Senin (23/4). Hal yang sama juga disebutkan oleh Direktur Operasional PT Otsuka, Sudiantoro sebagai bagian dari berkonstribusi kepada lingkungan. Hasil perbaikan jalan itu sudah diselesaikan  sejak Jumat pekan lalu. Kini jalannya sudah mulus dan kemudian diresmikan oleh Bupati Malang, Rendra Kresna pada...

Selesaikan Kuliah Sambil Rampungkan Kumpulan Cerpen "Surat Dari Praha"

Gambar
Kumpulan cerpen Yusri Fajar "Surat dari Praha                                                  Tinggal di negeri orang menimbulkan kreatifitas sendiri. Imajinasi juga berkembang. Apalagi ketika mendengarkan banyak cerita dari orang Indonesia yang bermukim di sejumlah negara di Eropa. Hasilnya adalah sebuah buku kumpulan cerita pendek (kumcer) bertajuk Surat Dari Praha yang dirilis pada Maret 2012 lalu. Kumcer itu terdiri atas 12 cerita. Pengalaman menarik itu didapatkan oleh Yusri Fajar, Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu   Budaya Universitas Brawijaya Malang ketika mendapatkan kesempatan menyelesaikan Master of Arts pada 2008-2010 di bidang Kajian Sastra dan Budaya di Universitas Bayreuth Bayern Jerman. Alumnus Universitas Negeri Jember kelahiran Banyuwangi tahun 1977 itu berada di negara Eropa barat itu atas sponsor dari Dinas Per...