Sakit Itu Biar Istirahat

Alhamdullilah, saya jarang sakit yang berat. Tapi memang pernah sakit ringan seperti flu dan batuk. Tapi hal itu juga tidak bisa disepelekan karena  menyerangkan jiwa dan raga. Bikin lesu dan tidak semangat. Tiga hari terakhir, saya merasa tidak sehat. Tapi sebagai ibu, entah curhat kemana. Paling bilang ke anak, badanku kok gak enak, yo? Tapi responsnya ya biasa. Ke suami, ya biasa. Awalnya ini dari kondisi badan tidak enak, lalu kena diare. Lemas dan tidak semangat.

Saya memutuskan istirahat saja di rumah. Tapi istirahatnya ya sambil mengerjakan lain-lain. Lalu tiduran lagi. Lalu ngerjain lain-lain. Tidur lagi. Begitu. Dampaknya malah mata kiriku kayak "sepet" kurang tidur. Sampai aku beri kapas campur air dan aku tempelkan di mata kiri. Tapi ya tidak mempan. "Oh..ini pikiran pasti," kataku. Dalam kondisi itu, kok kaki kananku kayak njarem. Entah awalnya bagaimana. Mungkin apa pas tiduran di sofa?

Tiba-tiba sakit saja. Jadi kalau dipakai jalan kayak ikut narik juga di punggung. Buat jalan juga gak enak. Dan hari Minggu lalu diajak paksu olga di Lapangan Rampal Malang. Aku cuma kuat jalan kaki 2,5 putaran saja. "Kakiku sakit. Aku nunggu di mobil saja," kataku. Aku pilih masuk dalam mobil dengan kaca-kaca yang sudah dibuka. Alasannya karena dapat parkiran di luar lapangan. Parkiran mobil di dalam lapangan agak dibatasi waktu itu karena akan dibuat persiapan olga padel.

Di dalam mobil, aku kerahkan freshcare untuk bertindak biar kakiku agak enakan. Terbantu sih. Tapi pulang dari olga, aku alergi panas.  Kaos olga pemberian paksu menurutku tidak nyaman dan tidak menyerap keringat. Jadi alergiku kumat. Bentol-bentol. Akhirnya Minggu sore, aku minum obat alergi. Sebenarnya aku tidak suka minum obat ini karena dampaknya ke ngantuk/agak teler. Akupun woro-woro ke keluarga soal kondisi ini.

Aku pilih istirahat tidur tapi sudah tak merasa gatal. Sisanya adalah badan lelah dan kaki masih njarem. Si bungsu lalu memijati kakiku. Aku sedih karena Senin saat libur magangnya, ibunya malah sakit. Biasanya dia mengajak jalan-jalan kalau dia off duty. Kemarin anakku nomer dua menawari beli jamu di tempat biasanya. "Bekne bisa sembuh, Bu," kata Jasmine. Jamunya Sehat Wanita. Aku nurut saja.

Seharian kemarin, aku tidak enak makan. Sehari hanya makan sekali karena perut mual. Aku lalu minum jamu itu dan kembali istirahat. Pagi hari rasanya kok enak. Sakit njarem juga hilang. Akhirnya aku beraktifitas normal lagi. Sampai tidak percaya kakiku enak dipakai jalan lagi, wkwkw. Aku akhirnya memutuskan keluar rumah sebentar ke bank dan "ngetes" kaki jalan-jalan. Pulangnya dibarengi anakku yang habis dari kampus. Alhamdullilah sehat kembali. Mungkin sakit itu buat istirahat. 

Dan paginya kembali ke rutinitas mencuci baju dll. Jadi, me time saya itu sakit, hehehe. Sylvianita Widyawati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Perajin Kroso, Pahlawan Bagi Petani Kelengkeng