Mengunjungi Masjid Suciati Saliman di Sleman

Dalam perjalanan menjemput adik ipar saya di rumah ibunya di Jogja, Jumat (15/6/2018), ada obrolan soal masjid Suciati Saliman di Sleman. Galuh, ipar saya cerita soal masjid yang didirikan oleh penjual ayam terkenal di Sleman. "Ayo..kapan2 kesana kalau ke arah kota lagi," ujar saya ke adik ipar saya.

Karena kepo, kami browsing di internet. Rencana kesana pada 17 Juni. Eh..tak sengaja malah mampir ke masjid itu pada Sabtu malam (16/6/2018). Gara-gara gak menemukan rumah makan buka. Akhirnya ipar saya mengajak mampir sekalian sholat isya. "Ayo. Biar nanti kalau pulang tinggal tidur," kataku.

Masjidnya disebut mirip masjid Nabawi. Masjid itu di lahan pojok. Indah sekali. Luar biasa. Kami berwudhu di depan dekat parkiran. Selain itu juga ada toilet. Sayangnya, sedang pesing. Mungkin pengunjung juga tak menjaganya. Sedih banget. Bisa juga karena belum ada takmir masjid jadi belum ada petugas khusus masjid.

Masjid itu berlantai 3. Di tiap lantai ada tempat wudhu. Disediakan juga lift dan pendingin ruangan. Banyak wisatawan kesana mampir sholat dan mungkin juga kepo seperti saya pada masjid itu. Semoga semua pengunjung bisa membantu menjaga kebersihan agar makin banyak yang datang untuk sholat disana. Oh ya, mukena juga disiapkan disana.

Usai sholat, kebanyakan pengunjung berfoto di depan masjid. Dari luar indah memang. Menaranya juga menjulang tinggi. Alhamdullilah sudah bisa mampir ke tempat ini. Sylvianita Widyawati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Meraup Untung Dari Si Mini