Selamat Pagi Jogja. Lapor! Sudah Sarapan Nasi Gudeg....
Sejak semalam, Senin (1/12/2015), saya berada di Jogja karena ada keperluan keluarga. Penat dalam perjalanan karena sangat lama. Saya naik kendaraan umum bus. Jadi, dari Malang ke Surabaya duku dengan naik bus patas warna hijau. Senang karena cepat berangkat. Tapi kondisi busnya ya begitulah. Pas jalan kayak kemrotok-kemotrok. Tapi kantuk menyerang. Kadang saya memicingkan mata melihat sampai dimana busnya.
Setelah itu tertidur lagi. Bangun ketika sudah sampai di kawasan Medaeng Sidoarjo dan masuk terminal. Saya langsung ke bus tujuan yaitu ke arah Magelang. Bus saya lewat Magelang karena akan ke Wonosobo. Saya turun di Terminal Jombor Sleman. Perjalanan terasa lama karena dimulai dari Malang lalu menunggu bus berangkat ke Magelang hingga 1,5 jam. Bus berangkat Senin sore jam 15.59 WIB. Lalu berhenti lagi di depan terminal. Saat berjalan, saya kira lewat tol panjang.
Ternyata keluar masuk tol. Jadi bus tetap masuk ke terminal yang dilalui. Tapi ada manfaatnya juga. Saya jadi tahu kondisi terminal-terminal bus di Jatim dan Jateng serta Jogja mulai saat terang sampai gelap, wkwkw. Sampai akhirnya saya sampai di Terminal Jombor pukul 00.00 WIB. Saya langsung ke hotel dan istirahat dengan tidur pulang. Kaki saya terasa njarem.
Ini karena kelamaan di bus dengan kondisi dibawah kursi ada tas rangsel yang tidak bisa dimasukkan ke bagasi atas. Oh ya, penumpang makan di RM Duta 1 di Kabupaten Ngawi, Jatim. Sumpah, karena lapar, nasi rawon saya ludes. Isok enak pol. Apalagi disajikan hangat. Yang baru disana adalah nasi gule. "Tapi isiannya jeroan-jeroan, Bu," jelas pramusajinya. Saya jawab, kalau gitu, saya nasi rawon saja tanpa kecambah.
Ya Allah, lezatnya karena kelaparan. Sampai di hotel, saya antara ngantuk tapi lapar lagi. Pesan nasi goreng seafood lewat aplikasi. Rasanya enak tapi nasinya terlalu pera (akas, bahasa Jawa). Hanya saya makan sedikit karena seret. Saya putuskan tidur dan lelap. Pagi hari, cari sarapan lagi lewat aplikasi. Targetnya adalah nasi gudeg. Dapat dong. Saya lahap sekali kalau ada nasi gudeg. Gudegnya ada baladonya, krecek dan telur.
Bukan irit. Tapi saya memang hanya senang lauk itu. Pasti selama di Jogja, saya makan nasi gudeg saja sudah senang. Saya akan di Jogja antara dua sampai tiga hari lagi. Sylvianita Widyawati
Komentar
Posting Komentar