Bandara Baru Terancam Tanpa Mebeler



Meski pemerintah pusat dan provisi Jawa Timur mengharapkan bahwa bandara semi sipil Abd Saleh bisa beroperasi sebelum Agustus 2011 nanti, namun belum disertai kelengkapan pendukungnya. Pengadaan mebeler untuk perkantoran dan terminal penumpang belum dipenuhi oleh Pemkot Malang dan Pemkot Batu hingga kini. “Dalam rapat revisi tentang hak dan kewajiban pemerintah Malang Raya pada 27 April lalu, Pemkot Malang dan Pemkot Batu belum bisa memenuhi kewajibannya untuk pengisian mebeler,” jelas Plt Kepala UPT Bandara Abd Saleh, Didik Sudiwinarto ketika dihubungi lewat ponselnya, Kamis (5/5).
Andai bandara semi sipil itu tetap akan dioperasikan sebelum Agustus nanti, misalkan Juli 2011, maka bisa jadi terancam tanpa mebeler. “Masak nanti mbeber koran/tikar,” celetuknya. Sebab menurutnya, kedua Pemkot Malang dan Pemkot Batu baru bisa memenuhi kewajibannya itu setelah PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) APBD yang biasanya diadakan justru di atas bulan Agustus. Padahal, lanjutnya, mebeler itu juga sangat penting untuk menunjang kinerja bandara. Sebab keberadaan kantor UPT juga sudah siap.
“Kalau belum dipenuhi, kapan pindahnya?,” keluhnya. Pengembangan bandara semi sipil ini mendapat perhatian dari lima unsur yaitu tiga pemerintah daerah di Malang Raya, Pemprov Jatim dan Lanud Abd Saleh. Bahkan, lanjutnya, Pemprov Jatim pada tahun ini akan menambah lagi pembangunan gedung terminal yang nantinya difungsikan untuk penumpang yang pesawatnya mengalami delay (penundaan) penerbangan dengan daya tampung 800 orang. “Ini cukup untuk menampung 800 orang dengan asumsi adanya tujuh kali penerbangan dari Malang,” tuturnya.
Sementara saat ini sedang ada pematangan lahan sepanjang 200 meter yang dengan memakai anggaran APBN untuk perpanjangan runway  (landasan pacu). Namun besaran nilainya ia tidak mengetahuinya. Dengan adanya perpanjangan landasan pacu pesawat ini juga merupakan bukti kesiapan menyambut dimanfaatkan bandara semi sipil Abd Saleh. Panjang runway saat ini yaitu 1.980 meter. Rencana semula perpanjangan mencapai 500 meter, namun baru dilakukan 200 meter. vie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Meraup Untung Dari Si Mini