Promosi Wisata Kota Jogjakarta di MOG

Selama tiga hari, sejak Sabtu (10/11/2012) hingga Senin (12/11/2012), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Jogjakarta membuka stan promosi di Malang Olimpic Garden (MOG). Terakhir saya mengunjungi Jogjakarta pada Agustus 2012 lalu saat Lebaran. Biasanya secara rutin setiap tahunnya saya ke Sleman mengunjungi mertua bersama anak-anak. Di sela mengunjungi keluarga, kami selalu menyempatkan berkunjung ke Jogja. Anak-anak senang sekali naik semi busway dari Terminal Jombor di Sleman menuju Kota Jogja karena ber AC. Kami naik TransJogja trayek 2A. Tarifnya murah, yaitu  Rp 3.000 per orang. Biasanya kami turun di Jl Malioboro, tepatnya di depan Hotel Garuda. Setelah itu jalan kaki sebentar menuju Malioboro Mall dan sejumlah tempat lain di sekitar Jogja serta membeli oleh-oleh.

Menikmati wisata Jogja dari sekitar Malioboro sebenarnya sudah banyak. Apalagi jika tidak dalam kondisi tergesa-gesa. Banyak yang bisa dinikmati. Pas kunjungan terakhir di Jogja lalu, anak-anak minta diantar ke Taman Pintar. Wuih..ide Taman Pintar itu bagus banget. Rasanya mendapat pengetahuan lengkap meski kaki rasanya gempor, ha..ha. Untuk menetralisir rasa itu, kami akhirnya memutuskan melihat film 4D di tempat itu. Makanya ketika mendengar ada stand promosi wisata Kota Jogja di MOG, anak-anak antusias berangkat. Sayangnya, lokasinya agak nyelempit di mal itu. Tapi waktu itu MOG memang sedang ramai pameran. Coba itu diletakkan di lantai satu, pasti tambah ramai. Ketika kami ke sana, nampaknya baru dibuka.

Aku saat menginap di Fave Hotel Jogjakarta
Ada stand berjualan batik dan kursi-kursi bersantai untuk menikmati sajian budayanya, seperti tarian, fashion show, talk show dll selama tiga hari di Malang. Yang datang juga disuguhi yangko, brownis, bakpia dll. Sayangnya, produk itu nggak dijual langsung di pameran itu. Saya kepincut bakpianya. Kulitnya tipis, tapi rasa kacang ijonya kena. Seumur-umur pergi ke Jogja, saya nggak pernah merasakan Bakpia Sari, ha..ha. Kalau begitu, jika ke Jogja lagi, saya akan mencarinya lagi. Yang membuat anak-anak kerasan di tempat itu, sajian lagu-lagunya. Ada cublak-cublak suweng, lagu Jogjakarta Kla Project dan lagu entah apa judulnya.

 Liriknya...begini. "Jogja...Jogja Tempat Istimewa,  Istimewa Daerahnya, Istimewa orangnya..."..
Pada duta wisatanya yang hadir di acara itu menari Gebyar Semarak Nusantara. Mereka juga memperagakan busana batik khas Jogjakarta dan memberikan hadiah bagi pengunjung yang hadir asal bisa menjawab tentang objek wisata di Jogjakarta. Hadiahnya menarik, yaitu buku wisata Jogjakarta dan aneka brosur mengenai Jogjakarta. sylvianita widyawati


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Meraup Untung Dari Si Mini