Hibah Perbaikan Rumah Rp 3,6 M



Kementrian Perumahan Rakyat melalui APBN-P memberikan dana hibah ke Kabupaten Malang senilai Rp 3,6 miliar lewat Kantor Perumahan Kabupaten Malang yang dipergunakan untuk perbaikan rumah warga di empat desa di empat kecamatan. “Anggarannya sudah siap. Setiap desa mendapat Rp 900 juta,” jelas Wahyu Hidayat, Kepala Kantor Perumahan Kabupaten Malang, Minggu (6/11).  Rinciannya sebanyak Rp 500 juta untuk perbaikan 100 unit rumah dan sisanya Rp 400 juta untuk perbaikan sarana prasarana umum. Empat desa itu yang disasar yaitu Desa Duwet, Kecamatan Tumpang serta Desa/Kecamatan Tumpang. Selain itu juga Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang dan Desa Randugading. Kecamatan Tajinan.
Sehingga per rumah nantinya mendapat anggaran Rp 5 juta. Dengan anggaran Rp 500 juta per desa, maka ada 100 rumah yang mendapat kesempatan untuk memperbaiki kondisi rumahnya. Menurut mantan Camat Tajinan ini, jika dulu bantuan dari Kementrian Perumahan Rakyat dilakukan dengan sistem bergulir, maka dana pada tahun ini sifatnya hibah. ”Karena itu, kami tidak memakai lembaga keuangan mikro, tapi langsung ke UPK (unit pengolahan kegiatan) di tiap desa. Semua langsung ditangani oleh desa itu sendiri dan tetap ada pendampingan dari pokja yang ketuanya dijabat oleh kepala kantor perumahan Kabupaten Malang,” ungkapnya.
Tujuan ada bantuannya ini menambah rumah layak huni karena rumah warga direnovasi/diperbaiki. Dipilihnya empat desa itu karena desa itu dianggap paling siap melaksanakan program ini. Kantor Perumahan Kabupaten Malang juga telah melakukan koordinasi dengan kades setempat. Harapan Wahyu, dengan adanya dana hibah ini, maka maka rumah layak huni di Kabupaten Malang makin meningkat. Disebut layak huni jika rumah itu dari sisi kesehatan terpenuhi. Begitu juga terpenuhi dari unsur  perlindungan dan kenyaman untuk penghuninya. Diharapkan pada pertengahan Desember nanti, seluruh program perbaikan rumah dan sarana prasarana umum sudah selesai dilaksanakan. vie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Meraup Untung Dari Si Mini