Tiga Kecamatan Dapat Bendera Hitam



Bupati Malang serahkan bendera hitam

Tiga kecamatan yang akumulasi nilainya rendah dalam lomba panji-panji pembangunan yang selenggarakan menyambut HUT Kabupaten Malang ke 1.251 mendapat bendera hitam dari Bupati Malang, Rendra Kresna, Selasa (29/11). Ada 10 kategori parameter penilaian ditambah satu kategori khusus bidang kepemimpinan. Bendera itu diserahkan kepada Suharno, Camat Wonosari, Sulkan Camat Jabung dan Plt Camat Kasembon, Indra Gunawan di sela upacara hari jadi Kabupaten Malang dan HUT Koorpri di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. ”Tiga kecamatan itu belum berhasil dan belum mampu bersaing dengan kecamatan lain. Jadi saya beri waktu satu tahun untuk terus meningkatkan inovasinya,” kata Rendra Kresna, Bupati Malang usai acara.
Sementara kecamatan lain juga diminta terus meningkatkan kreatifitasnya agar bisa mempertahankan prestasinya. Menurutnya, pemberian bendera hitam ini sudah seperti surat peringatan pertama. Jika tidak ada perbaikan berikutnya, maka ia juga bisa mengambil langkah lain. Pemberian bendera hitam itu baru dilaksanakan pada tahun ini sebagai upaya agar kecamatan yang mendapatkannya terus memperbaiki diri. ”Sebab meski Kasembon mendapat bendera hitam, tapi kecamatan ini di tingkat nasional meraih juara Gerakan Sayang Ibu (GSI),” ungkapnya. 
Katanya, lomba panji-panji pembangunan bukan masalah penilaian camatnya, tapi penilaian kecamatan meski penggeraknya adalah camat. ”Ya, saya terima ini untuk perbaikan-perbaikan di kemudian hari. Pastinya ada kekurangan-kekurangan,” papar Suharno, Camat Wonosari dikonfirmasi terpisah. Katanya, kalau dapat bendera hitam dirinya agak kaget adalah hal yang manusiawi. Sekda Kabupaten Malang, Abdul Malik menyatakan penilai dari lomba-lomba panji-panji keberhasilan dari Universitas Brawijaya Malang sehingga lebih objektif dan komprehensif. ”Tahun depan,  saya harapkan ada passing grade nilainya. Sehingga lebih memudahkan penilainnya,” kata sekda.
Lomba panji-panji pembangunan juga memberikan kategori baru yaitu kategori khusus berupa kemimpinan yang dimenangkan oleh Kecamatan Kepanjen, Kecamatan Tumpang dan Kecamatan Ngantang. Sementara juara umum diraih oleh Kecamatan Dau yang mendapatkan kategori pendidikan, partisipasi masyarakat, pertanian dan ketahanan pangan. Sedang Kecamatan Tajinan menang di kategori pemberdayaan perempuan dan anak. Kecamatan Lawang mendapat kategori keluarga berencana. Kecamatan Ngantang menang di kategori koperasi dan UMKM.  Sedang Kecamatan Karangploso mendapat kategori lingkungan hidup.
Sedang Kecamatan Ngajum mendapat kategori kesehatan. Sedang Kecamatan Tumpang mendapat kategori seni dan budaya. Sementara Kecamatan Kepanjen mendapatkan kategori K3 (Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan). Sementara penghargaan Anugerah Citra Pelayanan Prima tingkat pratama diterima oleh Dispendukcapil, Badan Arsip dan Perpustakaan, BKD, Kecamatan Dau dan Kecamatan Ngajum. vie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Meraup Untung Dari Si Mini