Listrik Byar Pet Sehari Tiga Kali


Warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang mengeluhkan bahwa listrik di daerah itu sering mati. Dalam kurun waktu enam hari terakhir, listrik mati sebanyak tiga kali sehari. ”Ini sudah kami rasakan sejak enam hari yang lalu. Saya pikir hanya perbaikan listrik sementara yang perlu waktu satu dua hari. Ternyata sampai enam hari,” jelas Ny Suryani, warga Desa Ringin Sari RT 12/RW 2, Kecamatan Sumbermanjing Wetan kepada Surya, Rabu (2/11).
Ketika dihubungi, ia mengaku listrik rumahnya baru saja padam. Pada sore hari, pemadaman listrik terjadi menjelang magrib. Tapi biasanya kemudian hidup lagi sekitar pukul 20.30 WIB. Namun menjelang subuh, yaitu pukul 03.00-04.30 WIB, listrik mati lagi. Pada siang hari, kadang-kadang juga mati lagi. ”Makanya, kalau subuh kadang tidak dengar adzan dari masjid karena lampu mati,” kisahnya. Menurutnya, sebenarnya paling berat adalah malam hari karena anak-anak sekolah juga perlu penerangan untuk kegiatan belajar.
”Kalau begini terus, kita yang susah. Padahal sebelumnya, listrik juga normal-normal saja,” ujar Suryani ini. Hal serupa juga ditandaskan oleh Abdul Rachman, anggota DPRD Kabupaten Malang yang juga warga Desa Klepu. Menurut Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini, warga sudah resah. ”Saya mewakili warga Malang selatan menyatakan bahwa kondisi ini sudah sangat meresahkan. Harusnya PLN memberikan informasi kepada kami tentang kondisi yang sebenarnya. Apakah karena ada masalah teknik, penurunan daya dll,” kata Abah Dur, panggilan akrabnya dikonfirmasi terpisah. Yang jelas, karena sering byar pet, masyarakat pelanggan PLN sangat dirugikan. Sebab mengganggu aktivitas warga.
”Belum lagi kerugian barang elektonik karena listrik sering byar pet itu, seperti TV, komputer dll,” jelasnya. TV rusak juga dikeluhkan tetangga Abah Dur, Suwari karena listrik sering byar pet. Menurut Abah Dur, warga juga sempat ingin berunjuk rasa kepada PLN terkait masalah ini, namun diredamnya agar bisa mengetahui kondisi sebenarnya mengapa listrik sering byar pet di Malang selatan. ”Siapa tahu ada masalah teknis atau apa. Setidaknya, adalah petugas di lapangan yang bisa menjelaskan mengapa ini terjadi. Tidak didiamkan seperti ini,” cetusnya.  Buchori, salah satu pengelola SPBU di Sumbermanjing Wetan juga mengeluhkan listrik yang sering mati ini karena membuat kerepotan baru. Sebab diesel baru dimatikan, listrik menyala lagi dan berulang kali. Sehingga malah mengakibatkan dieselnya rusak.
Himawan, Asisten Manajer Distribusi PT PLN APJ Malang menyatakan menampung keluhan dari warga Malang selatan itu. ”Kami akan menindaklanjutinya. Adanya pemadaman itu dikarenakan ada pemeliharaan jaringan,” kata Himawan. Ia juga mengharapkan jika ada keluhan soal listrik bisa disampaikan ke call centre 123. Pihaknya juga sudah menyampaikan info pemadaman listrik biasanya ke radio, namun mungkin tidak semua pelanggan PLN mendengarkan soal informasi itu.
Katanya, ia memang masih belum bisa melihat secara spesifik masalah penyebab di Malang selatan karena bisanya ditangani oleh UPJ. Untuk kawasan Malang selatan ada yang ditangani UPJ PLN Gondanglegi, Sumberpucung, Turen dan Kepanjen. ”Namun saat ini  PLN memasuki musim penghujan memang sedang melakukan banyak kegiatan rangkaian pemeliharaan jaringan,” ujar Himawan. Ia mencontohkan soal pembersihan atau pemotongan pohon yang biasanya juga dilewati jaringan PLN. Untuk itu, pihaknya harus melakukan pemadaman listrik agar petugas pemotong pohon bisa melaksanakan tugasnya. Selain itu juga sedang melakukan proteksi jaringan agar peralatan PLN terlindungi dari petir. Menurutnya, di seluruh wilayah Malang Raya potensi terkena petir saat hujan datang. Sehingga hampir di semua titik dipasangi alat proteksi jaringan. Selain itu juga terjadinya peralihan musim kemarau ke musim penghujan, petugas juga menyisir layangan yang nyantol ke jaringan PLN.
Ia mencontohkan pada September lalu, di Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare juga ditemukan layangan besar di jaringan PLN. Jika tidak dibersihkan, maka akan mengancam listrik di kecamatan itu. ”Bisa-bisa satu kecamatan listriknya mati,” ujar Himawan. Sehingga sebagai antisipastinya dengan cara mengganti penghantar/ atau konduktor listrik. vie
   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Meraup Untung Dari Si Mini