Jujugan Wisatawan, Balekambang Raup Rp 1,5 M/tahun


MALANG-Pantai Balekambang menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Malang. Meski minim fasiltias, namun karena pemandangan alamnya sangat bagus, maka perolehan pendapatannya cukup bagus yaitu Rp 1,5 miliar per tahunnya.  “Sebenarnya dari fasilitas sangat minim, terutama untuk akses jalannya,” kata Sunardi, Kepala Unit Balekambang, Selasa (20/3).  Meski sudah beraspal, namun nampaknya masih perlu mendapat peningkatan jalan. Selain itu juga masih ada jalan-jalan yang berlubang. Tapi pada tahun ini sudah mendapat tambahan peningkatan jalan menjadi hotmix sebanyak 2 Km menuju pantai ini.
Namun jika seluruhnya di hotmix, masih butuh sekitar 5 Km lagi hingga sampai Pantai Balekambang yang dalam pengelolaan PD Jasa Yasa. Kata Sunardi, rata-rata yang datang ke pantai yang keindahannya tak kalah dengan Tanah Lot di Bali itu adalah rombongan bermobil bagus. Sehingga amat perlu didukung oleh sarana jalan yang mulus. Begitu juga rombongan-rombongan yang memakai bus.  Namun karena kelebihan pemandangan alamnya itulah membuat wisatawan rela datang ke pantai itu dengan kondisi jalan seperti itu. Pemandangan di pantai ini sangat bagus. Selain laut lepas, keberadaan Pura Amarta Jati yang menjadi tempat ibadah umat Hindu yang berada di Pulau Ismoyo di pantai ini menjadi daya tarik. Untuk masuk ke pura itu, ada jembatan penghubung dari pantai.
Namun meski masih bisa dilalui untuk menuju pra, tapi sejak beberapa tahun terakhir jembatan ini mengalami patah.  Jumlah pengunjung pada hari biasa sekitar 100 orang. Namun pada hari libur sekolah atau Lebaran bisa mencapai 2000-an orang. Begitu juga pada hari minggu.  Jumlah pengunjung memuncak ketika pada malam tahun baru bisa mencapai 20.000-25.000 orang. “Itu sudah maksimal. Suasana pantai sampai sesak,” cerita Sunardi.  Masa kejayaan Pantai Balekambang ketika sering didatangi oleh para buruh/pekerja di Sidoarjo sebelum menyeruaknya kejadiian lumpur Lapindo. “Wah, dulu, kalau tiap Sabtu, pasti ramai para pekerja Sidoarjo. Mereka kan bayaran  tiap Sabtu. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Mungkin pabrik mereka sudah tutup,” paparnya.
Jika para buruh pabrik Sidoarjo datang, bisa dipastikan tiap Sabtu ada rombongan bus antara 10-20 bus dengan jumlah sekitar 250-an orang. Dari Pantai Balekambang sekitar 2 Km ada Pantai Kondangmerak yang sebenarnya bisa terhubungkan. Rencananya dulu diharapkan ada semacam jogging track yang bisa menghubungkan dua pantai itu. Sehingga pengunjung tak hanya bersantai di Balekambang, tapi juga ke Pantai Kondangmerak. Di Pantai Balekambang juga ada stan-stan penjual souvenir , makanan miniman buat pengunjung. Selain itu juga ada tempat menginap yang dikelola oleh PD Jasa Yasa. vie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Meraup Untung Dari Si Mini