Kab Malang Siap Tambah Dua TPST


Keberadaan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) akan diperbanyak di Kabupaten Malang. Saat ini masih ada tiga, yaitu TPST Sumedang di Kecamatan Kepanjen, TPST Mulyoagung, Kecamatan Dau serta TPST Klampok, Kecamatan Singosari. ”Tahun ini kan sudah mengusulkan penambahan dua TPST untuk mendapat anggaran dari APBN,” jelas Romdhoni, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Kabupaten Malang, Minggu (4/3). Dua lokasi yang diusulkan menjadi TPST berada di Desa Watugede, Kecamatan Singosari dan Desa Girimulyo, Kecamatan Karangploso.
Menurut Romdhoni, dua tempat itu sudah ada pengelolanya. Namun nantinya bisa ditingkatkan pengelolaannya sehingga memberi nilai ekonomis.
Saat ini, diperkirakan volume sampah di dua desa itu diperkirakan masing-masing mencapai 15-20 meter kubik. ”Nanti kalau TPST-nya berkembang, volume sampahnya pasti juga bertambah,” katanya. Selain itu juga punya cadangan tempat untuk dikembangkan yaitu di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang serta di Kelurahan/Kecamatan Dampit. Kata Romdhoni, yang lebih penting dari keberadaan TPST itu adalah ketersediaan lahan dan kesiapan pengelolannya sehingga hasilnya bisa maksimal. Sebelum menjadi TPST nanti, TPS itu dikelola desa. Jika mendapat anggaran dari APBN, maka bisa untuk membuat bangunan hanggar, mendapat alat pencacah dll. Pihaknya juga mengusulkan agar mendapat mesin pemotong biji plastik. ”Mudah-mudahan bisa diakomodir,” harap Romdhoni. Ia mencontohkan untuk TPST Mulyoagung, Kecamatan Dau bisa mendapat bantuan dari APBN mencapai Rp 1 miliar. TPST menurut Romdhoni harus berdiri di kawasan pemukiman padat penduduk. Apalagi tidak semua kawasan di Kabupaten Malang bisa dicover oleh pasukan kuning yang jumlahnya hanya mencapai 130 orang. ”Kalau semua wilayah bisa memiliki tempat pengolahan sampah terpadu, ini sebagai bentuk antisipatif terhadap masalah sampah, dimana tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat, terutama soal peluang pengembangan kelompok swadaya masyarakat,” paparnya. vie    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pejabat Pemkab Malang Terlibat Pembunuhan Janda (1)

Ke Makam Troloyo Mojokerto

Meraup Untung Dari Si Mini